NasionalOpini

Aliansi Serikat Pekerja TKBM Indonesia Komitmen Jaga Kamtibmas di Tengah Permasalahan Dualisme Koperasi dan Polemik Floating Crane

Aliansi Serikat Pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Indonesia menyatakan komitmennya untuk turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di tengah dinamika yang berkembang di lingkungan pelabuhan. Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi adanya dualisme dua koperasi TKBM dalam satu wilayah pelabuhan yang memicu persaingan internal serta berpotensi menimbulkan gesekan antar anggota.

Selain itu, muncul pula permasalahan terkait kewenangan pengoperasian mesin Floating Crane antara koperasi TKBM dan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI), yang dinilai berpotensi mengganggu kelancaran operasional serta stabilitas aktivitas kepelabuhanan apabila tidak dikelola secara bijaksana.

Ketua Aliansi Serikat Pekerja TKBM Indonesia, Jusuf Rizal, menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan dialogis dan solusi damai dalam menyikapi permasalahan tersebut. “Kami mengimbau seluruh anggota untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mengutamakan kepentingan bersama. Stabilitas pelabuhan adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Menurut Jusuf Rizal, dualisme koperasi dalam satu pelabuhan harus segera diselesaikan melalui mekanisme yang sah dan transparan agar tidak menimbulkan ketidakpastian di lapangan. Ia juga menilai bahwa perbedaan pandangan terkait pengoperasian Floating Crane perlu difasilitasi melalui forum resmi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, guna mencegah potensi konflik horizontal maupun gangguan terhadap arus logistik.

Aliansi menekankan bahwa gangguan operasional akibat konflik internal dapat berdampak luas terhadap distribusi barang, kepastian usaha, serta citra pelabuhan sebagai simpul ekonomi strategis. Oleh karena itu, pihaknya mendorong adanya mediasi dari instansi terkait untuk memperjelas kewenangan dan pola kerja sama antara koperasi TKBM dan APBMI.

Dengan komitmen tersebut, Aliansi Serikat Pekerja TKBM Indonesia berharap seluruh pihak dapat menahan diri, menjaga soliditas, dan bersama-sama menciptakan suasana kerja yang aman, tertib, serta produktif demi terjaganya stabilitas operasional pelabuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *