Nasional

BEM Pesantren: Buka Puasa Bersama BEM Pesantren Seluruh Indonesia dalam Program “Ramadhan Berperan 2026”

BEM Pesantren terus berkomitmen menjaga soliditas organisasi serta memperkuat peran mahasiswa pesantren dalam memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan masyarakat. Dalam rangka memastikan setiap aktivitas organisasi berjalan secara kondusif, Aliansi BEM Pesantren melakukan berbagai langkah antisipatif guna mencegah potensi kerawanan, dinamika internal yang tidak produktif, maupun upaya penyusupan dari pihak-pihak yang dapat mengganggu hubungan serta perkembangan aliansi.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun jaringan organisasi yang terstruktur, harmonis, dan berorientasi pada nilai-nilai kebersamaan. Dalam konteks ini, BEM Pesantren juga terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, guna mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Koordinator Pusat BEM Pesantren Seluruh Indonesia, Ahmad Tomy Wijaya, menegaskan dukungan terhadap penguatan stabilitas nasional serta mendukung penuh institusi kepolisian dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kajian bahtsul masail, BEM Pesantren juga memandang bahwa posisi Kepolisian Republik Indonesia yang berada di bawah Presiden merupakan bagian penting dari sistem ketatanegaraan yang perlu dijaga. Hal ini dinilai penting guna memastikan tata kelola keamanan nasional dapat berjalan secara efektif, profesional, dan akuntabel.

Dalam momentum bulan suci Ramadhan 2026, BEM Pesantren akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk “Ramadhan Berperan 2026 BEM Pesantren Seluruh Indonesia.” Program ini menjadi ruang bagi mahasiswa pesantren untuk memperkuat nilai kepedulian sosial, solidaritas, serta pengabdian kepada masyarakat.

Seiring dengan besarnya jumlah peserta yang terlibat, pengurus pusat bersama koordinator wilayah telah menyiapkan berbagai langkah koordinasi serta penguatan manajemen kegiatan agar seluruh rangkaian program dapat berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat luas bagi umat. Upaya ini juga dilakukan untuk memastikan kegiatan Ramadhan tetap menjadi ruang penguatan ukhuwah, edukasi, dan gerakan sosial yang positif.

Melalui kegiatan “Ramadhan Berperan 2026”, Ahmad Tomy Wijaya berharap program ini dapat memperkuat jaringan mahasiswa pesantren secara nasional, mempererat persaudaraan lintas wilayah, serta menghadirkan peran aktif generasi muda pesantren dalam membangun masyarakat yang harmonis, religius, dan berdaya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi konstruktif antara elemen mahasiswa, masyarakat, serta berbagai pihak dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persatuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *