BEM UPNVJ 2026 Gelorakan Semangat Perubahan, Tegaskan Arah Gerakan Moderat dan Konstruktif
Jakarta, 25 Maret 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPN Veteran Jakarta resmi menggelar kegiatan Onboarding BEM UPNVJ 2026 pada Senin (23/3/2026) dengan mengusung tema “Gelorakan Pergerakan, Juangkan Perubahan.” Kegiatan ini menjadi titik awal konsolidasi internal sekaligus penegasan arah gerakan organisasi mahasiswa untuk satu periode kepengurusan ke depan.
Ketua BEM UPNVJ, Gufron Dymas Wicaksono, dalam sambutannya menekankan bahwa onboarding bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan ruang strategis untuk membangun kesadaran kolektif dan menyatukan langkah seluruh pengurus. Ia menyebut, tantangan organisasi mahasiswa saat ini menuntut pendekatan yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dan berbasis kajian.
“BEM tidak boleh hanya hadir sebagai simbol gerakan. Kita harus mampu menjadi aktor perubahan yang memiliki arah jelas, berbasis data, dan berdampak nyata. Onboarding ini adalah fondasi awal untuk memastikan seluruh pengurus berjalan dalam satu frekuensi yang sama,” ujar Gufron.
Ia juga menambahkan bahwa tema yang diangkat tahun ini mencerminkan semangat untuk tetap menjaga tradisi gerakan mahasiswa, namun dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap dinamika zaman dan kebutuhan kampus.
Rangkaian Kegiatan Ringkas namun Komprehensif
Secara umum, kegiatan onboarding dirancang dalam satu rangkaian terpadu yang menggabungkan pengenalan organisasi, penguatan kapasitas, hingga perumusan arah kerja. Agenda dimulai dengan pemaparan struktur organisasi BEM UPNVJ, visi–misi kabinet 2026, serta nilai dasar organisasi sebagai landasan budaya kerja.
Selanjutnya, seluruh kementerian mempresentasikan rencana program kerja lengkap dengan target capaian dan timeline pelaksanaan. Sesi ini menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan seluruh program memiliki keterkaitan strategis dan tidak berjalan secara parsial.
Pengurus juga mendapatkan pembekalan melalui sesi capacity building yang mencakup materi kepemimpinan, manajemen organisasi, serta kemampuan komunikasi dan advokasi mahasiswa. Diskusi interaktif dan simulasi koordinasi turut dilakukan untuk menyelaraskan pola kerja antar divisi.
Untuk memperkuat solidaritas internal, kegiatan dilengkapi dengan sesi team building yang menekankan pentingnya kerja sama dan kekompakan tim. Rangkaian onboarding kemudian ditutup dengan rapat kerja awal yang menghasilkan finalisasi program kerja, penetapan sistem koordinasi, serta penegasan tugas masing-masing pengurus.
Penegasan Sikap terhadap Isu Nasional
Dalam momentum tersebut, BEM UPNVJ juga menyampaikan sikap organisasi terhadap sejumlah isu nasional, khususnya terkait dinamika aparat penegak hukum dan reformasi kelembagaan. BEM UPNVJ menyatakan dukungan terhadap upaya reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia serta mendorong peningkatan profesionalitas aparat dalam menjalankan tugasnya secara humanis dan akuntabel.
Selain itu, organisasi mahasiswa ini juga menyampaikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai berorientasi pada stabilitas nasional dan kepentingan masyarakat luas. Meski demikian, BEM UPNVJ menegaskan akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara proporsional melalui kajian akademik dan pendekatan dialogis.
“Mahasiswa tetap memiliki peran sebagai kontrol sosial. Namun, pendekatan yang kami pilih adalah pendekatan intelektual, berbasis riset, dan mengedepankan solusi,” kata Gufron.
Fokus pada Penguatan Internal
Berbeda dengan pola gerakan mahasiswa yang kerap identik dengan aksi demonstrasi, BEM UPNVJ periode 2026 mengambil langkah strategis dengan tidak mengedepankan aksi turun ke jalan dalam waktu dekat. Organisasi ini memilih untuk memfokuskan energi pada penguatan internal, peningkatan kapasitas kader, serta optimalisasi program kerja di lingkungan kampus.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk konsolidasi awal yang penting guna memastikan organisasi memiliki fondasi yang kuat sebelum melakukan gerakan yang lebih luas.
Hasil dan Capaian Onboarding
Dari pelaksanaan kegiatan onboarding ini, sejumlah capaian berhasil dirumuskan. Di antaranya adalah terbentuknya kesamaan visi dan arah gerak seluruh pengurus, tersusunnya program kerja yang sistematis dan terukur, serta meningkatnya kapasitas dasar sumber daya manusia dalam aspek kepemimpinan dan manajemen organisasi.
Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat soliditas internal antar kementerian serta membangun sinergi kerja yang lebih efektif. Penegasan sikap organisasi terhadap isu nasional juga menjadi bagian penting dari hasil onboarding, yang menunjukkan posisi BEM UPNVJ sebagai organisasi mahasiswa yang adaptif namun tetap berprinsip.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, BEM UPNVJ optimistis dapat menjalankan perannya secara maksimal sebagai representasi mahasiswa yang tidak hanya kritis, tetapi juga konstruktif dan berorientasi pada solusi. Ke depan, organisasi ini diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam mendorong perubahan, baik di tingkat kampus maupun dalam merespons dinamika nasional.
