NasionalOpini

Dari BEM FH UBK: Dorongan Reformasi Polri Kian Menguat

Jakarta – Dukungan dari kalangan akademisi muda Universitas Bung Karno (UBK) terhadap penguatan Polri makin menguat di tengah ramainya isu yang berkembang pada awal 2026. Ketua BEM FH UBK, Syahril Syafiq Corebima, menilai berbagai sorotan publik harus dijadikan momentum untuk memperkuat dialog antara masyarakat, kampus, dan institusi kepolisian. Ia menegaskan Polri tetap menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional dan kepastian hukum.

Syahril menyampaikan bahwa agenda reformasi Polri merupakan langkah strategis yang harus dijalankan secara konsisten. Ia menyebut profesionalisme, transparansi, dan perbaikan kultur institusi sebagai faktor yang perlu terus diperkuat. “Mahasiswa tentu memberikan kritik, tapi dukungan akademis juga harus hadir untuk memastikan reformasi tetap di jalurnya,” kata Syahril.

Selain itu, Syahril merespons positif komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas SDM dan memperkuat sistem pengawasan internal. Menurutnya, agenda pembenahan yang sedang berjalan perlu mendapat ruang agar bisa menghasilkan perubahan nyata. Ia menilai keberhasilan reformasi Polri tak hanya penting bagi institusi, tetapi juga bagi penguatan sistem hukum nasional secara keseluruhan.

Terkait isu wacana penempatan Polri di bawah kementerian baru, Syahril menilai wacana tersebut perlu dikaji secara matang. Ia mengingatkan bahwa perubahan struktur kelembagaan harus mempertimbangkan efektivitas komando dan independensi operasional Polri. “Jangan sampai perubahan struktural justru menurunkan stabilitas keamanan nasional hanya karena isu politik jangka pendek,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Syahril menegaskan komitmen mahasiswa untuk terus mendukung Polri menjadi institusi yang akuntabel, humanis, dan adaptif terhadap tantangan zaman. Ia menilai dukungan akademisi merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga keberlanjutan negara hukum. Syahril optimistis Polri bisa semakin memperkuat kepercayaan publik melalui reformasi yang konsisten dan terukur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *