Damar Panca (Sekjen KPBI) Menanti Sisi Humanis Korps Cokelat: Harapan Buruh Pabrik di Usia 80 Tahun Polri
Jakarta, 8 Juni 2026 – Di sudut sebuah warung kopi di kawasan industri, beberapa buruh pabrik berkumpul melepas penat selepas sif malam. Hari ini, spanduk ucapan selamat HUT Bhayangkara ke-80 terpampang di sepanjang jalan protokol. Bagi para pekerja ini, ulang tahun kepolisian bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi mengenai bagaimana hukum hadir dan bekerja bagi masyarakat pekerja.
Momentum HUT Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan oleh Damar Panca, selaku Sekretaris Jenderal Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), untuk menyuarakan harapan agar Polri semakin mengedepankan pendekatan yang humanis dalam mengawal penyampaian aspirasi buruh. Menurutnya, selama ini aksi unjuk rasa buruh kerap diwarnai pendekatan pengamanan yang dinilai lebih menonjolkan aspek represif dibanding dialog.
“Kami tidak memusuhi polisi. Kami justru membutuhkan Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Harapan kami, setiap penyampaian aspirasi dapat dikawal secara profesional dan humanis, sehingga hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap terlindungi,” ujar Damar Panca.
Ia menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilaksanakan secara objektif dan berkeadilan. Dalam setiap persoalan ketenagakerjaan, Polri diharapkan menjalankan fungsi penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa keberpihakan kepada pihak tertentu, sehingga hak-hak pekerja maupun kepentingan dunia usaha dapat terlindungi secara seimbang.
Menurut Damar, hubungan antara iklim investasi dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja merupakan dua aspek yang saling berkaitan. Kepastian hukum yang adil diyakini mampu menciptakan stabilitas hubungan industrial, meningkatkan kepercayaan investor, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.
Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80, Damar berharap Polri terus memperkuat citra sebagai institusi yang profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat. Dengan mengedepankan keadilan, perlindungan hak warga negara, serta pendekatan persuasif dalam setiap pelaksanaan tugas, Polri diharapkan mampu mewujudkan Kamtibmas yang kondusif serta mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis. (STA)
