NasionalNewsOpini

Peringatan September Hitam, PBHI Tekankan Pentingnya Menjaga Ingatan Sejarah

JAKARTA — Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) bersama koalisi masyarakat sipil memperingati September Hitam sebagai momentum untuk merawat ingatan bersama atas sejumlah peristiwa pelanggaran HAM masa lalu yang terjadi pada bulan September. Peringatan ini diselenggarakan dalam suasana reflektif dan konstruktif sebagai bagian dari ikhtiar menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan memperkuat komitmen bersama terhadap penegakan hak asasi manusia.

Rangkaian peringatan dilakukan melalui kegiatan reflektif, penyampaian pernyataan sikap bersama, serta Aksi Kamisan yang berlangsung tertib dan damai. Kegiatan tersebut turut melibatkan keluarga korban, kalangan akademisi, dan generasi muda sebagai ruang pembelajaran sejarah sekaligus penguatan kesadaran kolektif tentang pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Mantan Ketua Badan Pengurus Nasional PBHI, Julius Ibrani, menyampaikan bahwa peringatan September Hitam merupakan ruang positif untuk mengingatkan kembali pentingnya penegakan keadilan serta menjaga semangat kebangsaan agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.

“September Hitam kami maknai sebagai pengingat untuk terus merawat harapan. Kami percaya bahwa keadilan dapat diperjuangkan melalui cara-cara yang bermartabat, damai, dan mengedepankan dialog,” ujar Julius Ibrani.

PBHI juga mengapresiasi ruang dialog yang semakin terbuka antara masyarakat sipil dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum. Menurut PBHI, komunikasi yang konstruktif menjadi modal penting dalam mendorong penyelesaian persoalan secara bersama-sama dengan tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia.

Peringatan September Hitam yang berlangsung tertib dan damai tersebut diharapkan dapat menjadi teladan bahwa penyampaian aspirasi serta perjuangan menegakkan keadilan dapat dilakukan secara bermartabat, edukatif, dan menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *